Isu-isu Panas dari 3 Kubu Jelang Debat Anies-Prabowo-Ganjar


 Jakarta - Tiga capres 2024, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo akan menjalani debat ketiga malam ini. Sepekan jelang debat ketiga dengan tema pertahanan hingga hubungan internasional muncul isu-isu panas.

Anies, Prabowo, dan Ganjar akan kembali adu gagasan pada debat ketiga Pilpres 2024 atau debat kedua capres di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2024), pukul 19.00 WIB.

Tema dalam debat ketiga adalah pertahanan, keamanan, hubungan internasional: globalisasi (subtema), dan geopolitik: politik luar negeri (subtema).

Durasi debat selama 150 menit, dengan rincian 120 menit untuk segmen debat dan 30,menit untuk jeda iklan. Debat dilakukan dalam 6 segmen.

Tim Anies Baswedan

Pasangan Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merasa heran dengan kondisi negara yang lebih memilih berutang untuk membeli alat perang ketimbang alat pertanian. Hal itu disampaikan Cak Imin saat melakukan dialog bersama kelompok petani di Soreang, Kabupaten Bandung.

"Kita nggak perang, kenapa kebanyakan utang beli alat perang? Lebih baik utang untuk beli alat pertanian. Buat apa kita utang ratusan triliun tapi tidak untuk sesuatu yang nyatanya tak dibutuhkan? Nyatanya kita butuh pangan," kata Cak Imin dalam acara Nitip Gus bersama kelompok petani di Kabupaten Bandung, Rabu (3/1).

Sementara itu, Anies Baswedan akan membawa isu pengungsi rohingya dalam debat Pilpres 2024. Hal itu disampaikan Anies saat menjawab pertanyaan wartawan bagaimana pandangannya soal topik mengenai politik luar negeri, khususnya pengungsi Rohingya.

"Nanti akan dibahas sama-sama hari Minggu (di debat, red)," kata Anies usai menghadiri silaturahmi akbar AMINKEUN di Islamic Centre Ciamis, Jawa Barat, Kamis (4/1).

Kapten Timnas AMIN, M Syaugi Alaydrus mengatakan ada 125 jenderal di dalam jajaran Timnas AMIN yang siap memberikan masukan kepada Anies. Syaugi menjelaskan masukan yang diberikan pun beragam.

"Apakah tentang pembangunan kekuatan TNI, apakah problem Laut Cina Selatan, apakah masalah anggaran, apakah masalah-masalah yang lain. Itu semua sudah kita berikan masukan kepada tim debat. Insyaallah ini semua, nanti, besok, bisa diformulasikan oleh Pak Anies.
Insyaallah beliau orangnya smart di mana akan disampaikan hal ini dan sebagainya," kata Syaugi di Markas Pemenangan Nasional AMIN, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1).

Tim Prabowo Subianto

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto bakal mengangkat isu kemerdekaan Palestina dalam debat ketiga Pilpres 2024. Prabowo bakal memperjuangkan pembangunan Kedutaan Besar Indonesia di Palestina.

"Yang jelas kan semuanya (isu) prioritas ya. Pertahanan prioritas, geopolitik, geostrategis prioritas, hubungan luar negeri prioritas. Salah satu catatan paling penting terkait dengan politik luar negeri itu adalah komitmen Pak Prabowo yang akan menjajaki dan memperjuangkan pembangunan kedutaan besar Indonesia di Palestina karena itu menjadi pesan simbolik bagi Indonesia bahwasanya kemerdekaan Palestina itu adalah utang sejarah atau komitmen sejarah," kata juru bicara (jubir) Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta Selatan, Jumat (5/1/2024).

Dahnil menekankan Prabowo memegang teguh komitmen kemerdekaan Palestina menjadi kemerdekaan RI. Dia menyebut pembangunan Kedubes RI di Palestina menjadi suatu keharusan bagi Prabowo jika kelak terpilih sebagai presiden.

"Komitmen sejarah komitmen kemerdekaan Indonesia karena kemerdekaan Palestina itu juga adalah perjuangan kemerdekaan kita. Jadi Pak Prabowo ketika jadi presiden ya mendirikan Kedubes Indonesia di sana ya itu jadi mandatory buat beliau," jelasnya.

Dahnil juga menilai tema yang diangkat dalam debat ketiga mencerminkan sosok Prabowo. Meski begitu, Dahnil menyebut Prabowo enggan sesumbar dan tetap mengajak berdiskusi para ahli di bidangnya.

"Katakan ini temanya Prabowo banget, tapi terus terang kita tidak sesumbar yang jelas Pak Prabowo mempersiapkan semuanya dengan baik. Pak Prabowo tentu tetap berdiskusi, misalnya dengan para purnawirawan kemudian ahli-ahli pertahanan termasuk terkait dengan hubungan luar negeri keamanan dan sebagainya. Jadi, Pak Prabowo tetap mendengar dari banyak pihak terkait dengan geopolitik dan geostrategis dan sebagainya," tegasnya.

Selain itu, Dahnil juga bicara mengenai kedekatan Prabowo Subianto dengan para kepala negara di dunia. Prinsipnya, RI tetap menerapkan politik bebas dan aktif.

"Politik luar negeri kita adalah politik yang menjaga kedekatan yang sama dengan semua negara, termasuk dengan Amerika Pak Prabowo baik, dengan Cina Pak Prabowo baik, dengan Rusia Pak Prabowo juga baik. Jadi itu juga yang diterapkan Pak Jokowi hari ini. Jadi kalau terkait itu Pak Prabowo konsisten dengan konstitusi kita yaitu politik bebas aktif," terangnya.

Tim Ganjar Pranowo

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku siap menghadapi debat ketiga Pilpres 2024. Meski debat ketiga bertema tentang pertahanan, Ganjar meyakini dirinya mampu menguasai debat tersebut.
"Saya sangat optimis," kata Ganjar di Lapangan Bangsalan, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (30/12/2023).

Ganjar tak sepakat jika tema debat ketiga disebut dinilai lebih menguntungkan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang merupakan Menteri Pertahanan. Ganjar lalu menyoroti kebijakan pembelian pesawat bekas yang dilakukan Prabowo sebagai Menhan.

"Kalau soal menguasai debat keputusannya sesuai tidak? Kan kita tidak bisa lagi berbicara pertahanan kita, tapi belinya pesawat bekas, nggak ada," ujarnya.

Ganjar mengatakan jika debat ketiga sudah dipersiapkan dengan baik olehnya. Dia pun mengaku mendapat banyak masukan terkait pertahanan.

"Jadi banyak masukan dari Komisi I ada problem pertahanan, alutsista, ada problem organisasi dunia yang kita ikuti mungkin ASEAN, PBB, kita di G20, di G7, ini contoh-contoh ya," ungkapnya.

Senada dengan Ganjar, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyoroti perbedaan antara Ganjar dengan Prabowo Subianto, soal belanja alutsista. Menurutnya, Ganjar mengedepankan kemampuan anak bangsa dalam belanja alutsista, sementara Prabowo memilih menambah utang sebesar Rp 386 triliun.

"Memang ada contrasting antara Pak Ganjar dan Pak Prabowo. Misalnya dalam pengadaan alutsista, Pak Ganjar Pranowo lebih nengedepankan kemampuan anak-anak bangsa untuk menguasai ilmu pengetahuan, research dan inovasi dan mengembangkan konsepsi pertahanan negara yang menjadikan rakyat sebagi kekuatan terpenting sehingga industri pertahanan akan dibangun dengan memaksimalkan kemandirian dari seluruh kemampuan anak-anak bangsa, khususnya anak-anak muda untuk menguasai teknologi masa depan yang berkaitan dengan pertahanan," kata Hasto kepada wartawan di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1).

"Sementara Pak Prabowo di tengah persoalan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok, lebih memilih untuk menambah pinjaman luar negeri sebesar Rp 386 triliun rupiah untuk beli alutsista," imbuhnya.

Hasto mengatakan Ganjar berdikari dari anak bangsa untuk pengadaan alutsista. Dia menyebut Prabowo membeli dengan utang luar negeri.

"Dan ini kalau Pak Ganjar untuk alutsista berdikari dari anak-anak bangsa, kalau Pak Prabowo membeli dengan utang luar negeri. Itu yang membedakan," ucapnya.

Hasto mengatakan Ganjar mendorong keterlibatan prajurit TNI agar dapat menggunakan alutsista dalam berbagai persoalan menjaga perdamaian dunia. Dia menyebut Prabowo justru memilih membeli alutsista bekas.

"Kalau Pak Ganjar akan mendorong karena rasa cintanya kepada prajurit-prajurit TNI agar dapat menggunakan alutsista yang mutakhir sebagaimana dilakukan pada masa Bung Karno dengan cara pandang geopolitik, dengan melibatkan Indonesia di dalam berbagai persoalan-persoalan menjaga perdamaian dunia, Pak Prabowo dengan membeli alutsista bekas," ujarnya. 


Sumber: detik


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel